Wednesday, 10 June 2015

Gerakan Non Blok dan Peran Indonesia

Gerakan Non Blok dan Peran Indonesia

   1.   Latar Belakang Berdirinya GNB (Gerakan Non Blok)

Gerakan Non Blok merupakan organisasi negara-negara yang tidak memihak Blok Barat maupun  Blok Timur. Berdirinya Gerakan Non Blok di latar belakangi oleh hal-hal sebagai berikut :
1)          Diilhami Konferensi Asia-Afrika di Bandung (1955) di mana negara-negara yang pernah di jajah perlu melenyapkan segala bentuk kolonialisme.
2)          Adanya krisis kuba pada tahun 1961 di mana Uni Soviet membangun pangkalan peluru secara besar-besaran di Kuba yang mengakibatkan Amerika Serikat merasa terancam sehingga suasana menjadi tegang. Ketegangan antara Blok Barat dan Blok Timur ini mendorong terbentuknya GNB.

   2.   Tujuan Gerakan Non Blok

Gerakan Non Blok bertujuan meredakan ketegangan dunia  sebagai akibat pertentangan antara Blok Barat dan Blok Timur.

    3.   Pelaksanaan KTT Gerakan Non Blok

a)     KTT I GNB (1-6 September 1961) di Beogard, Yugoslavia.
b)    KTT II GNB (5-10 Oktober 1964) di Kairo, Mesir.
c)     KTT III GNB (8-10 September 1970) di Lusaka, Zambia.
d)    KTT IV GNB (5-9 September 1973) di Algiers, Aljazair.
e)     KTT V GNB (16-19 September 1976) di Kolombo, Srilangka
f)      KTT VI GNB (3-9 September 1979) di Havana, Kuba.
g)    KTT VII GNB (7-12 Maret 1983) di New Delhi, India.
h)    KTT VIII GNB (1-6 September 1986) di Harane, Zimbabue.
i)       KTT IX GNB (4-7 September 1989) di Beogard, Yugoslavia.
j)       KTT X GNB (1-6 September 1992) di Jakarta, Indonesia.
k)    KTT XI GNB (16-22 Oktober 1995) di Cartanega, Kolombia.
l)       KTT XII GNB (1-6 September 1998) di Durban, Afrika Selatan.
m)  KTT XIII GNB (Februari 2003) di Kuala Lumpur, Malaysia.
n)    KTT XIV GNB (2006) di Havana, Kuba.

    4.   Pengaruh dari Gerakan Non Blok

Geakan Non Blok mempunyai pengaruh yang besar di antaranya sebagai berikut.
 a. Pernyataan dari kedua negara adikusa (Amerika Serikat da Uni Soviet) untuk mengurangi senjata-senjata nuklirnya.  
   b.     Genjatan senjata antara Irak dan Iran.
   c.      Usaha penyelesaian sengketa di Kamboja secara damai.
   d.     Penarikan pasukan Uni Soviet dari Afganistan.
   e.      Meningkatkan  hubungan kerja sama di bidang ekonomi antar anggota Gerakan Non Blok dan dengan negara-negara maju di luar Gerakan Non Blok.


5.     Peranan Indonesia dalam Gerakan Non Blok
Indonesia ikut memegang peranan penting dalam Gerakan Non Blok, yakni sebagai berikut.
   a)     Ikut memprakarsai berdirinya Gerakan Non Blok dengan menandatangani Deklarasi Beogard sebagai hasil Konferensi Tingkat Tinggi Gerakan Non Blok I pada tanggal 1-6 September 1961.

  b)    Indonesia sebagai tempat penyelenggaraanKonferensi Tingat Tinggi Gerakan Non Blok X yang berlangsung tanggal 1-6 September 1992 di Jakarata. 
Posted in

0 comments:

Post a Comment