Wednesday, 10 June 2015

contoh menganilsa unsur intrinsik dongeng

v  Ringkasan cerita

          “KESEDIHAN RAJA POHON”
                                 
              Di seberang Teluk Kerang terdapat Pulau.Pulau itu dinamakan Pulau Permai karena di sana banyak tumbuhan dan hewan hidup di sana.Di tengah-tengah Pulau Permai tumbuhlah sebatang pohon besar ia adalah Raja Pohon.Pada suatu senja sekawanan burungterbang ke Pulau Permai.Sekawanan burung itu ingin mengungsi,mereka tinggal di dahan pohon sekitarnya.Mereka mengungsi karena tempat mereka bersarang musnah akibat manusia ingin  memperluas kota dan melakukan penebangan besar – besaran.Raja pohon mendengar berita mengejutkan dari Awan Putih, masyarakat Teluk Kerang ingin mendirikan peristirahatan di sini,dan mereka akan menebang pohon yang ada di Pulau Permai.Sepanjang hari Raja Pohon kelihatan muram durja,mereka semua merasa sedih dan cemas.Saat Raja Pohon bersenandung,sebuah bintang kecil mendekatinya.Ternyata itu Putri Bintang,lalu Raja Pohon menceritakan berita itu pada Putri bintang dan meminta bantuan.Akhirnya Putri Bintang mau membantu,tapi ia berpikir keras.Putri Bintang menemui gadis desa yang bernama Dahlia agar mau membantu.Dahlia berjanji akan membantu untuk menggagalkan penebangan itu.Dahlia pergi ke Kerajaan mengunakan kerang terbang dari Putri bintang,ia pun sampai di Kerajaan.Tapi pengawal tidak memperbolehkan Dahlia masuk,terpaksa Dahlia menerobos ke Istana manaiki kerang terbang.Saat masuk  Istana Dahlia terus terang akan kedatangannya,tapi Kepala Menteri mengusir Dahlia.Dengan terpaksa Dahlia menyeret langkah kakinya dengan rasa sedih.Dia berjalan tak tentu arah,tengah Dahlia merenung,ia dihampiri seorang wanita berumur tiga puluhan.ia bernama Sekarsari,Dahlia diajak ke rumah.Sampai di sana tiba-tiba Kepala Menteri datang untuk meminta kerang terbang Dahlia.Kepala Menteri menjelaskan bahwa Sekarsari adalah keponakannya,Kepala Menteri pun menaiki kerang terbang.Tapi kerang terbang itu berputar-putar di tempat,Kepala Menteri menyuruh Dahlia menghentikan kerang terbang,Dahlia pun pergi meninggalkan rumah Sekarsari.setelah sampai di pantai ia bertemu dengan kerang dan Dahlia meminta bantuan kerang kecil,kerang pun mau dan memanggil sahabatnya yaitu Naga.Naga mau membantu menggagalkan dengan cara membuat pusaran saat rakyat Teluk Kerang akan melakukan penebangan.Dahlia pun menyetujuinya,keesokkan harinya saat Kepala Menteri dan masyarakat akan melakukan penebangan.Dahlia menghadap sang Raja,ia mengajak Raja ke Pulau Permai.Raja Pohon meminta agar Raja membatalkan menebangan,Raja pun menuruti permintaan Raja Pohon.Raja pun akan membuat Undang – Undang agar melindungi hewan dan tumbuhan.Semua masyarakat dan Penjabat menta’ati peraturan itu.Raja pohon,hewan ,tumbuhan sangat bahagia,meraka sangat berterimakasih pada Dahlia.Putri Bintang memberi hadiah Dahlia sebuah Kerang Terbang,Dahlia pun amat senang dan berterimakasih pada Putri bintang.

v  UNSUR INTRINSIK DONGENG
   
1.Tema             : Kelestarian Alam
2.Alur              :Maju
3.Penokohan     : - Raja Pohon =>baik hati,peduli tumbuhan dan        
                       binatang(protagonis)
                         -Dahlia =>baik hati.suka menolong,ramah(protagonis)
                         - Putri Bintang =>baik,cerdas(protagonis)
                      -Sekarsari =>jahat,karena bekerja sama dengan                    pamannya(antagonis)
                          -Kepala Menteri=>jahat,serakah(antagonis)
                          -Raja => bijaksana(protagonis)
                          -Kerang Kecil =>baik,suka menolong(protagonis)
                          -Naga => suka menolong(protagonis)
                          -Awan Putih => jujur, baik hati(protagonis)
4.Latar            :  -Tempat => Teluk Kerang, Pulau Peramai, Istana, Pantai
                         - Suasana =>sedih,cemas(saat mendengar kabar bahwa Pulau   Permai dijadikan tempat peristirahatan)
                           -Waktu => pagi,senja,malam

5.Amanat         :Sebagai manusia kita tidak boleh serakah,dan kita juga     tidak boleh menebang pohon secara besar-besaran.Karena dapat merusak habitat hewan,dan kita harus sadar jika tidak ada tumbuhan kita tidak bisa bernapas dengan bebas,serta dapat menimbulkan banjir dan tanah longsor.seharusnya kita harus menjaga dan melestarikan hutan/margasatwa. 

0 comments:

Post a Comment