Monday, 29 February 2016

provinsi dki jakarta

PROVINSI  DKI JAKARTA
1.    Bahasa Daerah
Di provinsi Dki Jakarta memiliki bahasa daerah yaitu Bahasa Betawi
Bahasa Betawi atau Melayu Dialek Jakarta atau Melayu Batavia (bew) adalah sebuah bahasa yang merupakan anak bahasa dari Melayu. Mereka yang menggunakan bahasa ini dinamakan orang Betawi. Bahasa ini hampir seusia dengan nama daerah tempat bahasa ini dikembangkan, yaitu Jakarta.
Bahasa Betawi adalah bahasa kreol (Siregar, 2005) yang didasarkan pada bahasa Melayu Pasar ditambah dengan unsur-unsurbahasa Sunda, bahasa Bali, bahasa dari Cina Selatan (terutama bahasa Hokkian), bahasa Arab, serta bahasa dari Eropa, terutamabahasa Belanda dan bahasa Portugis. Bahasa ini pada awalnya dipakai oleh kalangan masyarakat menengah ke bawah pada masa-masa awal perkembangan Jakarta. Komunitas budak serta pedagang yang paling sering menggunakannya. Karena berkembang secara alami, tidak ada struktur baku yang jelas dari bahasa ini yang membedakannya dari bahasa Melayu, meskipun ada beberapa unsur linguistik penciri yang dapat dipakai, misalnya dari peluruhan awalan me-, penggunaan akhiran -in (pengaruh bahasa Bali), serta peralihan bunyi /a/ terbuka di akhir kata menjadi /e/ atau /ɛ/ pada beberapa dialek lokal.


2.  RUMAH ADAT
Provinsi Dki Jakarta memiliki rumah adat yang bernama RUMAH KEBAYA.Rumah kebaya merupakan sebuah nama rumah adat suku Betawi.[1] Disebut dengan rumah kebaya dikarenakan bentuk atapnya yang menyerupai pelana yang dilipat dan apabila dilihat dari samping maka lipatan-lipatan tersebut terlihat seperti lipatan kebaya.[1] [2]
Selain Rumah Kebaya, suku Betawi juga memiliki rumah adat lainnya. Seperti : Rumah Gudang dan Rumah Joglo.[2] Meskipun suku Betawi memiliki 3 rumah adat akan tetapi yang tercatat secara resmi menjadi rumah adat suku Betawi adalah rumah kebaya.[2]
Ciri khas dari rumah ini adalah rumah ini memiliki teras yang luas yang berguna untuk menjamu tamu dan menjadi tempat bersantai keluarga.[3] Pada zaman dahulu, masyarakat betawi membuat sumur di depan rumahnya dan pemakaman yang berada disampingrumah.[4] [5] [2] Dan, dinding rumahnya terbuat dari panel-panel yang dapat dibuka dan digeser-geser ke tepinya. Hal ini dimaksudkan agar rumah terasa lebih luas.[3] [1] [3]
Rumah ini dapat dibedakan menjadi 2 bagian dari segi sifatnya , yakni bagian depan bersifat semi publik, sehingga setiap orang dapat melihat betapa asri dan sejuknya rumah tersebut.[2] [6] Dan yang kedua adalah bagian belakang yang bersifat pribadi.[2] [6] Bagian ini hanya boleh dilihat oleh orang-orang dekat dari pihak pemilik rumah.
·         Material Rumah Kebaya Adalah       :


Denah Rumah Kebaya :
 
·         Struktur dan Material Rumah Kebaya :
a. Pondasi




b. Kolom / Tiang
c. Pintu dan Jendela
d. Dinding
e. Atap



3.   TARIAN
DKI Jakarta identik dengan suku Betawi, sehingga biasanya yang ditampilkan pasti mengandung unsur betawi, termasuk dengan Tarian Tradisionalnya. Berikut macam macam tarian khas Dki Jakarta    :
1.    Tarian Topeng Betawi
                                                  
Tarian yang indah dan gerakan yang gemulai bisanya dilakukan oleh banyak orang di pentaskan dalam acara penting, penyambutan tamu, pernikahan, khitanan. Tarian Topeng Betawi ini memiliki kepercayaan kalau topeng yang digunakan untuk menari memiliki kekuatas magis yang berfungsi bisa menolak bala dan menghilangkan rasa sedih. Maka ketika melakukan tarian ini penari selalu ceria dengan gerakan tariannya.
2. Tarian Cokek
Betawi memiliki banyak tarian yang diwariskan oleh para leluhur. Salah satunya Tarian Cokek, yaitu tarian yang diwarnai oleh budaya etnik china. Nama Cokek itu sebutan bagi penari yang menggunakan kebaya. Tarian ini biasanya dilakukan secara berpasangan atau tarian pergaulan, dengan menampilkan keerotisan sang penari, walaupun kadang bagi masyarakat tarian ini masih dianggap tabu.

2.   Tari Lenggang Nyai
Kisah Nyai Dasimah sangat populer di Betawi. Tarian ini terinspirasi oleh cerita Nyai Dasimah. Dalam cerita tarian ini menunjukkan kebingungan nyai dasimah dalam memilih pasangan hidup antara orang Indonesia atau orang Belanda. Pada akhirnya nyai dasimah memilih orang Belanda, tetapi karena peraturan yang ketat membuat nyai dasimah berontak. Tarian Lenggang Nyai ini di perkenalkan oleh Wiwiek Widiastuti yang terinspirasi dari perjuangan nyai dasimah untuk menyamakan hak hak perempuan. Tarian ini di iringi oleh musik Gambang Kromong yang memiliki unsur budaya China. Untuk kostum penari didominasi oleh warna merah yang menyala dan yang identik dengan ciri khas tradisi china.
4. Tarian Yapong
Tarian Yapong diciptakan oleh Bagong Kussudiardja yang dahulunya tarian ini dibuat untuk menyambut ulang tahun kota Jakarta. Kata Yapong tidak memiliki arti tetapi penggabungan dari kata ” Ya.Ya.Ya.Ya..” waktu penari melakukan gerakan tari dan bunyi musik pengiring  ” pong “, digabungkan menjadi Yapong. Tari Yapong adalah salah satu tarian pergaulan dengan suasanya yang gembira dan di iringi oleh alat musik rebana.
5. Tarian Ondel Ondel Betawi
Siapa yang tidak tahu dengan ondel ondel betawi. Boneka raksasa khas betawi ini menjadi warisan budaya DKI Jakarta yang masih tetap eksis sampai sekarang. Dalam pementasannya sering dilakukan pada waktu khitanan, acara penyambutan tamu, pernikahan dan acara acara penting. Dalam acaranya Tarian Ondel Ondel dipimpin oleh orang yang dituakan didaerah tersebut dan di iringi oleh Tanjidor, Kendang Pencak, Bende, atau Rebana Ketimpring.
Demikian Tarian Tradisional Betawi yang bisa kita ketahui dan masih banyak Tarian Tradisionalyang lain dan jarang kita ketahui. Kita semua harus melestarikan warisan budaya ini jangan cuma ondel ondel saja, Oke, Jangan lupa juga untuk membaca

4 BATAS WILAYAH

Provinsi DKI Ibukota Jakarta memiliki batas-batas:

·           Sebelah utara dengan Laut Jawa 
·           Sebelah timur dengan Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi
            Provinsi Jawa Barat; 
·         Sebelah selatan dengan Kota Depok Provinsi Jawa Barat; dan 
·         Sebelah barat dengan Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Provinsi Banten.

4.  BAJU ADAT
Keberadaan pakaian adat merupakan wujud representasi kebudayaan paling tinggi yang terdapat pada masing-masing daerah di Indonesia dan dianggap memiliki nilai penting berdasarkan sudut pandang sejarah serta kemajuan masyarakat dalam sebuah fase peradaban tertentu. Seperti halnya daerah lain di Indonesia, dalam adat Betawi dikenal beberapa jenis model pakaian adat yang sedikit banyak mendapat pengaruh dari kebudayaan atau adat lainnya seperti budaya Arab, China, Melayu dan Budaya Barat. Berbagai pengaruh tersebut dapat dijumpai pada pakaian pengantin dan pakaian keseharian masyarakat Betawi.
Sumber : http://tipsperawatanrambutrontok.blogspot.com

Sumber : http://tipsperawatanrambutrontok.blogspot.com

·         Pakaian Keseharian Pria Betawi
Pakaian adat yang digunakan oleh kaum pria Betawi dalam kegiatan sehari-hari yaitu berupa baju koko berwarna polos atau disebut juga sadariah yang dipadukan dengan celana kolor panjang bermotif batik dengan warna yang tidak terlalu ramai, biasanya hanya putih, cokelat, dan hitam. Sebagai pelengkap ditambahkan pula penggunaan kain pelekat berbentuk selendang yang diselempangkan pada leher atau ditempatkan sebelah pundak serta peci warna hitam dari bahan beludru yang menjadi ciri khas masyarakat Betawi.
·         Pakaian Keseharian Wanita Betawi
Jenis pakaian keseharian yang digunakan oleh kaum wanita dalam adat Betawi yaitu berupa baju kurung dengan warna mencolok yang dipadukan kain sarung batik bercorak geometri dengan warna-warna yang cerah. Sebagai pelengkap ditambahkan pula penggunaan tutup kepala berupa kerudung at
au selendang dengan warna senada sesuai baju yang dikenakan.
·         Busana Pengantin Pria Betawi

Busana yang dikenakan oleh pengantin pria dalam adat Betawi disebut dengan Dandanan Care Haji. Busana ini terdiri dari jubah berwarna cerah yang terbuat dari bahan beludru dengan bagian dalam berupa kain berwarna putih yang halus. Sebagai pelengkap ditambahkan penggunaan tutup kepala dari sorban yang disebut dengan nama Alpie, selendang bermotif benang emas atau manik-manik yang berwarna cerah, serta alas kaki berupa sepatu pantofel agar tampak lebih serasi.

·         Busana Pengantin Wanita Betawi
Pakaian yang dikenakan oleh pengantin wanita dalam adat Betawi yaitu berupa blus bergaya Cina yang terbuat dari bahan satin berwarna cerah dan dikenal dengan nama busana Rias besar dandanan care none pengantin cine. Pemakaian busana ini dipadukan dengan bawahan berupa rok model putri duyung berwarna gelap (hitam atau merah hati) atau disebut dengan nama Kun. Sebagai pelengkap kepala ditambahkan penggunaan sanggul palsu yang dihiasi dengan kembang goyang motif burung hong, bunga melati yang dibentuk roonje dan sisir, serta pemakaian cadar di bagian wajah. Perhiasan lain yang dipergunakan diantaranya berupa kalung lebar, gelang listring, dan hiasan teratai manik-manik yang dikalungkan di bagian dada, serta alas kaki berupa selop dengan model perahu.

Pada hakikatnya keberadaan pakaian adat sebagai salah satu unsur kebudayaan masih belum banyak diketahui masyarakat umum, oleh karena itu diperlukan sebuah upaya untuk menjaga, memahami dan mengambil nilai-nilai positif yang terkandung didalamnya serta melestarikan keberadaan pakaian adat tersebut agar semakin banyak dikenal oleh masyarakat luas. Semoga bermanfaat.


5.   PARIWISATA
·         Tempat Wisata di Jakarta            :
Konotasi Jakarta sebagai kota yang semrawut, banjir, macet, dan segala permasalahan kota metropolitan memang tidak dapat dipungkiri. Tetapi, kota Jakarta tidaklah seburuk yang diduga. Dihimpun dari berbagai sumber, berikut ini adalah sejumlah tempat wisata di Jakarta yang paling populer dikunjungi para penikmat perjalanan, baik domestik maupun mancanegara.
1.    Monumen Nasional (Tugu Monas)

Inilah monumen peringatan setinggi 132 meter (433 kaki), didirikan untuk mengenang perlawanan dan perjuangan rakyat Indonesia dalam merebut kemerdekaan dari pemerintahan kolonial Hindia Belanda. Monumen yang dibangun oleh Presiden Soekarno ini bermahkotakan lidah api yang dilapisi lembaran emas.
Monas adalah tempat wisata di Jakarta yang paling populer, sekaligus pula salah satu kebanggaan Republik Indonesia. Monumen yang diarsiteki oleh Friedrich Silaban dan R.M. Soedarsono ini terbuka untuk umum setiap hari sejak jam 8 pagi hingga 3 sore, kecuali pada Senin pekan terakhir setiap bulannya ditutup untuk umum.

2. Kepulauan Seribu
Kepulauan Seribu, salah satu obyek wisata di Jakarta yang terdiri dari beberapa pulau kecil ini adalah spot menarik dari antara tempat wisata lain yang masuk propinsi DKI Jakarta.
Cakupan Kepulauan Seribu terdiri dari Pulau Harapan, Pulau Bidadari, Pulau Tidung, Pulau Pari, dan puluhan pulau lain. Sebagian besar di antaranya menawarkan suasana santai jika dikunjungi bersama keluarga.

3. Taman Mini Indonesia Indah (TMII)
Tak hanya populer bagi warga Jakarta, Taman Mini Indonesia Indah atau TMII adalah pula destinasi populer bagi pengunjung dari luar Jakarta yang ingin berwisata di Jakarta. Taman Mini Indonesia Indah adalah tempat wisata menarik di Jakarta yang cocok dinikmati bersama keluarga. Hal ini terbukti dari ribuan pengunjung memadati tempat wisata ini, mayoritas terdiri dari anak-anak, kaum muda, dan orang tua.
3.    Ancol Dreamland
Sempat populer dengan nama Taman Impian Jaya Ancol, destinasi wisata yang satu ini kini lebih familiar disebut Ancol Dreamland. Boleh jadi Ancol Dreamland adalah icon wisata di Jakarta mengingat dalam setiap harinya, destinasi ini tak pernah sepi dari pengunjung baik domestik maupun mancanegara.
Serupa dengan Taman Mini Indonesia Indah, Ancol Dreamland termasuk tempat wisata di Jakarta yang cocok dikunjungi bersama keluarga.

6.    Pulau Tidung

Diantara sekian banyak pulau kecil yang termasuk bagian dari Kepulauan Seribu, Pulau Tidung mungkin tempat wisata paling menarik untuk dikunjungi. Pulau ini memiliki garis pantai yang begitu teduh dan asri, membuat wisatawan betah berlama-lama singgah di pulau kecil ini. Dominasi suasana yang tenang dan nyaman tentunya sangat cocok untuk bersantai bersama teman, kerabat, dan keluarga..
7.    Dufan (Dunia Fantasi)

Dufan atau Dunia Fantasi adalah obyek wisata populer di Jakarta yang temasuk bagian dari Ancol Dreamland atau Taman Impian Jaya Ancol. Sesungguhnya luas area Dunia Fantasi ini tidak begitu besar, hanya sekitar 9 hektar. Namun, di dalamnya terdapat berbagai wahana menarik yang siap memanjakan para pengunjung..
7. Kebun Binatang Ragunan
Kebun Binatang Ragunan yang berdiri sejak 1864 ini pada mulanya dikelola oleh perhimpunan penyayang Flora dan Fauna Batavia. Luas area tempat wisata di Jakarta yang satu ini sebesar 147 hektar dan memiliki lebih dari 2.000 ekor satwa. Kebun binatang Jakarta yang populer ini juga ditumbuhi lebih dari 50.000 pohon, membuat suasananya menjadi begitu sejuk dan nyaman.

10. Masjid Istiqlal

Inilah masjid terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara dengan desain arsitektural perpaduan dari arsitektur Indonesia, Timur Tengah, dan Eropa. Masjid nasional yang menjadi kebanggaan rakyat Indonesia ini berawal dari gagasan Menteri Agama RI saat itu, KH. Wahid Hasyim serta H. Anwar Tjokroaminoto. Kemudian oleh Presiden pertama Indonesia Ir. Soekarno, pembangunan masjid diprakarsai dengan pemancangan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan Masjid Istiqlal pada tanggal 24 Agustus 1961.


Kota Tua Jakarta adalah salah satu tempat wisata di Jakarta yang selalu ramai dikunjungi para wisatawan. Kota Jakarta dengan landmark Kota Tua adalah pesona wisata sejarah di Jakarta yang memberi banyak pengetahuan. Berbagai peninggalan masa lampau masih dapat Anda jumpai di kawasan yang selalu ramai saat akhir pekan ini. Juga, para pecinta fotografi akan selalu suka datang ke Kota Tua.

15. Museum Nasional
Inilah salah satu destinasi wisata di Jakarta yang sarat akan pengetahuan sejarah. Di Museum Nasional, Anda dapat menjumpai sedikitnya 141.899 benda yang terhimpun dalam 7 jenis koleksi, yaitu prasejarah, arkeologi, keramik, numismtik-heraldik, sejarah, etnografi, dan geografi.



18. Sea World Ancol
Berada di dalam kawasan Ancol Dreamland, tujuan wisata Sea World Ancol adalah destinasi yang menawarkan Anda pengetahuan akan kehidupan biota yang hidup di alam. Di Sea World Ancol, koleksi mulai dari biota perairan tawar, terdiri dari 22.000 ekor ikan (126 Jenis), 28 reptil (5 jenis) sampai biota perairan laut yang terdiri dari 5180 ekor ikan (26 jenis), 79 avertebrata (13 jenis), 30 reptil (5 jenis), dan 1 mamalia


8.   KULINER
Sebagai kota Metropolitan makanan Dki Jakarta mempunyai ciri khas dengan makanan yang memiliki rasa yang gurih. Makanan Khas Betawi adalah    :
a.    Asinan Jakarta

Asinan Yaitu sejenis makanan yang dibuat dengan cara pengacaran (melalui pengasinan dengan garam atau pengasaman dengan cuka). Bahan yang diacarkan yaitu berbagai jenis sayuran dan buah-buahan. Asinan adalah salah satu hidangan khas seni masakan indonesia, istilah asin mengacu kepada proses pengawetan dengan merendam buah atai sayur dalam larutan campuran air dan garam. Asinan ini hampir sama dengan rujak. Perbedaan utamanya terletak pada bahan rujak disajikan segar, sedangkan bahan asinan disajikan dalam keadaan diasinkan atau diacar, terdapat banyak jenis asinan, akan tetapi yang paling terkenal adalah Asinan Jakarta
b.   Ayam Sapyo
ayam Sampyok merupakan hidangan unggulan betawi kota dengan sentuhan cita rasa cina yang menyelimuti daging empuk ayam. Perlu diketahui, dua layer proses “pembubuan” dilakukan untuk mendapatkan rasa lezat ayam sampyok. Sehingga sedap hingga kedalam ayam terasa terus sampai akhir santapan


c.    Soto Betawi
Soto Betawi merupakan makanan khas betawi yang cukup terkenal di Jakarta. Dalam soto ini terdapat campuran daging , jerohan sapi, dan kuah santan kental yang menjadikannya rasa menjadi lebih gurih dan nikmat. Meski semenjak dulu sudah ada berbagai varian soto asli betawi tetapi menurut catatan istilah soto betawi mulai dikenal.

d.    Sayur Gabus Pucung
Sayur Gabus Pucung yaitu makanan yang terbuat dari buah pucung atau keluwek, karenan terbuat dari buah pucung atau keluwek maka kuah dari sayur gabus  pucung ini berwarna gelap agak ekhitaman seperti halnya. Meskipun berwarna gelap tapi kalau masalah rasa jangan diragukan lagi apalagi dipadukan dengan daging gabus yang empuk. Namun sayur Gabus pucung ini sudah mulai langka dijumpai di Jakarta karena populasi ikan gabus yang sudah mulai langka.


e.    Kerak Telor
Kerak telor merupakan makanan khas yang terkenal di jakarta. Dengan bahan-bahan: beras ketan putih, telur ayam, ebi(udang kering yang diasinkan) yang disangrai kering ditambah bawang merah goreng, lalu diberikan bumbu yang sudah dihaluskan berupa : kelapa sangrai, bawang merah, kencur,jahe,merica butiran, gula dan garam. Kerak telor merupakan makanan indonesia yang sudah go internasional.

9.   SUKU
Dari berjuta-juta penduduk Kota Jakarta terdapat pembagian suku bangsa yang beraneka ragam. Semua etnis suku bangsa yang ada secara umum dapat hidup berdampingan dengan rukun dan damai. Dari data yang ada di bawah ini dapat kita lihat bahwa mayoritas warga Jakarta adalah orang-orang yang berasal dari daerah Jawa. Selain etnis suku jawa, suku betawi dan sunda juga merupakan etnis yang cukup mayoritas di DKI Jakarta yang jumlahnya lebih dari 10%.

1. Suku Jawa (35,16%)
2. Suku Betawi (27,65%)
3. Suku Sunda (15,27%)
4. Suku Tionghoa (5,53%)
5. Suku Batak (3,61%)
6. Suku Minang (3,18%)
7. Suku Melayu (1,62%)
8. Suku Lain-lain (7,98%)

Sumber Data :
Wikipedia
Yang banyak tidak diketahui orang adalah ternyata jumlah etnis tionghoa yang merupakan keturunan Cina / Tiongkok jumlahnya cukup banyak di Jakarta yaitu sebesar 5%. Itu berarti 5 dari 100 orang warga DKI Jakarta adalah orang yang bersuku Tionghoa. Itulah sebabnya mengapa penduduk asli Indonesia harus menghormati warga keturunan pendatang dari Cina. Selama berperilaku baik maka janganlah memusuhi warga pendatang keturunan.


10.  KERAJINAN

Bakiak, Anyam-anyaman bambu peralatan rumah tangga (bakul, kukusan, tanggok, keranjang buah, kulit ketupat, Merangkai Janur, Tudung Leang (sejenis topi petani bercaping lebar), Kipas bambu dsb.). Belum kue-kue dan masakan jenis buatan betawi : Sayur Lodeh, Semur Daging, Gado-gado, Kueh kamir, kue serabi, Kue sagu rangi, es cincau, es doger, Lepet, Tapai uli, geplak, rengginang dan sebagainya. 

11. SENJATA
Senjata merupakan alat kepanjangan tangan manusia dalam pembelaan diri, dalam setiap perkembangannya sangat dipengaruhi oleh kebudayaan dan lingkungan alam. Oleh karenanya sering ditemukan kesamaan model senjata antara satu daerah dengan daerah lain yang letak geografisnya berdekatan. Tidak sedikit dari senjata-senjata itu berakar dari alat pertanian dan perkakas sehari-hari.
Dari alat-alat yang ditemukan di situs-situs itu, seperti kapak, beliung, pahat, pacul yang sudah diumpan halus dan memakai gagang dari kayu, disimpulkan bahwa masyarakat manusia itu sudah mengenal pertanian (mungkin semacam perladangan) dan peternakan. Bahkan juga mungkin telah mengenal struktur

Senjata Tradisional          Betawi         Genre          Awal Rotan

          Rotan adalah jenis senjata tradisional Betawi yang digunakan pada permainan Seni Ketangasan Ujungan, termasuk kategori senjata alat pemukul. Disinyalir dari Seni Ujungan inilah awal beladiri berkembang. Pada perkembangannya rotan yang digunakan hanya berkisar 70-80cm, selanjutnya paku dan pecahan logam di ujung rotanpun tidak lagi digunakan untuk pertandingan yang sifatnya hiburan, rotan jenis ini dipakai hanya ketika berperang menghadapi musuh sesungguhnya. Tubuh lawan yang menjadi sasaranpun dibatasi hanya sebatas pinggang ke bawah, utamanya tulang kering danmatakaki.

Piso Punta

 Piso Punta adalah senjata tajam jenis tusuk, dengan panjang sekitar 15-20cm. Senjata ini lebih berfungsi sebagai senjata pusaka yang menjadi simbol strata sosial pada waktu itu, karena senjata tajam ini tidak pernah digunakan untuk bertarung. Di Jawa Barat mungkin dikenal sebagai Kujang, namun Kujang lebih variatif     dari segi bentuk dan motif ciung.
Senjata pusaka yang dianggap paling "berisi". Pisau ini hanya dimiliki oleh kaum elit dan merupakan senjata pusaka Betawi yang paling mulia.

Pisau         Raut

Senjata tradisional masyarakat Betawi yang bentuknya hampir mirip badik. Merupakan pisau sang Hulun atau rakyat biasa. Pisau ini disebut juga badi-badi. Di samping itu pisau raut merupakan salah satu ciri khas pada Pengantin Dandanan Rias Bakal Pria Adat Betawi. Senjata ini disematkan pada bagian tengah baju dan ditahan dengan ikat pinggang. Letaknya cenderung ke sebelah kanan dengan dihiasi bunga melati yang dironce              indah.

Beliung Gigi Gledek

Beliung adalah sejenis kapak dengan mata menyilang kearah gagang pegangan, umumnya digunakan sebagai perkakas untuk membuat kayu. Beliung Gigi Gledek merupakan jenis kapak dengan mata kapak terbuat dari batu, merupakan teknik pembuatan senjata sisa peninggalan zaman batu baru di Betawi yang masih tersisa antara abad 1-3M. Beberapa tokoh yang diketahui pernah menggunakan ini sebagai senjata andalannya adalah Batara Katong (Wak Item) dan Salihun pemimpin kelompok Si Pitung. Beliung digunakan Salihun sebagai sarana dalam melakukan aksi perampokan maupun pelarian dengan memanjat pagar    tembok.

Cunrik (KerisKecilTusukKonde)

 Cunrik merupakan senjata tradisional para perempuan Betawi, biasa digunakan oleh para resi perempuan yang tidak ingin menonjolkan kekerasan dalam pembelaan dirinya, terbuat dari besi kuningan dengan panjang kurang dari 10cm. Salah seorang resi perempuan yang terkenal menggunakan cunrik ini adalah Buyut Nyai Dawit, pengarang Kitab Sanghyang Shikshakanda Ng Karesiyan (1518). Dimakamkan di Pager Resi         Cibinong.


Senjata Tradisional Betawi yang dipakai dalam Maenpukulan   :

Kerakel (KerakKeling)/Blangkas

Kerakel (Kerak Keling) merupakan jenis senjata pemukul, merupakan perkembangan dari senjata rotan Ujungan. Orang Betawi Rawa Belong lebih mengenalnya dengan sebutan Blangkas.
Pada akhir abad 17 orang-orang peranakan cina di luar kota memodifikasi kerakel menjadi sebuah bilah dengan dua mata tajam, di sebut Ji-Sau (Ji, berarti dua-Sau, berarti bilah). Seiring dengan perkembangan waktu, lidah masyarakat Betawi memetaforkan kata ji-sau menjadi pi-sau, sekalipun pi-sau hanya bermata satu.

Golok

Golok merupakan jenis senjata tajam masyarakat Melayu yang paling umum ditemukan, walaupun dengan penamaan yang berlainan berdasarkan daerahnya. Sebagian besar masyarakat di pulau Jawa sepakat menamakan senjata tajam jenis "bacok" ini dengan golok.

Golok Gobang

Golok Gobang, adalah golok yang berbahan tembaga, dengan bentuk yang pendek. Panjang tidak lebih dari panjang lengan (sekitar 30 cm) dan diameter 7cm. Bentuk Golok Gobang yang pada ujung (rata) dan perut melengkung ke arah punggung golok, murni digunakan sebagai senjata bacok. Di Jawa Barat model Golok Gobang ini dinamakan Golok Candung. Bentuk gagang pegangan umumnya tidak menggunakan motif ukiran hewan, hanya melengkung polos terbuat dari kayu rengas. Masyarakat Betawi tengah menyebutnya dengan istilah "Gagang Jantu".

12. UPACARA ADAT
Macam-macam upacara adat Betawi            :
Budaya betawi mengenal cara yang bertingkat-tingkat untuk sampai pada tahap berumah tangga. Tahap-tahap itu pada saat ini memang jarang atau tidak lagi dilakukan, karena berbagai halangan. Tahap-tahap tersebut adalah:

a.      Ngedelegin, mencari calon menantu perempuan yang di lakukan oleh Mak Comblang.
b.      Ngelamar, pernyataan meminta pihak lelaki kepada pigak perempuan.
c.       Bawa Tende Putus, pernyataan atau kesepakatan kapan pernikahan akan dilaksanakan. 
d.   Ngerudat, rombongan keluarga pengantin laki-laki menuju rumah pengantin perempuan, seraya membawa serah-serahan seperti roti budaya, pesalin, sie, dan lain-lain.
e.      Akad Nikah, ikrar yang di ucapkan oleh pengantin laki-laki di hadapsn wali pengantin perempuan. 
f.        Kebesaran, upacara kedua mempelai duduk di puade untuk menerima ucapan selamat dari keluarga dan undangan.
g.      Negor, upaya suami merayu istrinya untuk memulai hidup baru sebagai sebuah keluarga.
h.      Pulang Tige Ari, upacara resepsi pernikahan yang di lakukan di rumah keluarga pengantin lelaki. 


Khatam Quran di Betawi sering disebut Tamatan Quran. Upacara ini sangat penting bagi orang Betawi karena ini sebagai pertanda bahwa sesorang yang sudah melakasanakan upacara Tamatan Quran dianggap telah menjadi orang yang mengerti ajaran agama Islam. Sebab anak yang didaftarkan mengaji di langgar atau masjid oleh orang tuanya, memang tidak melulu mempelajari atau diajari bagaimana membaca Quran dengan baik dan berakhlak. 


Akeke adalah upacara selamatan pemberian nama dan mencukur rambut bayi. Pada upacara itu dipotong kambing, satu ekor untuk bayi perempuan dan dua ekor untuk bayi laki-laki. Hasil seluruh rambut yang dipotong atau dicukur dikumpulkan kemudian ditimbang dengan ukuran gram. Jumlah timbangan Misalnya 5 gram, maka ayah si bayi yang sekarang sudah diberi nama, akan membeli emas sebanyak 5 gram. Jumlah uang untuk membeli emas yang 5 gram emas itu akan disumbangkan kepada anak yatim-piatu dan fakir miskin. Akeke juga dimeriahkan dengan pembacaan maulid Al-Barjanzi dan pembagian "berekat" (besek) untuk peserta kenduri.



DIARAK KELILING KAMPUNG SETELAH KHITAN

0 comments:

Post a Comment